Mungkin jika dikatakan lelah, kami sangat lelah. 7 hari kami habiskan di ruang kuliah dan perpustakaan. Rute yang kami lewati pun hanya itu-itu saja. Jalan menuju kampus dan jalan pulang menuju kos. Membosankan. Alternatif lain adalah disiasati menyusuri jalan berbeda yang mungkin sedikit agak jauh ketimbang jalan yang biasa dilewati. Setidaknya mata ini tidak jenuh memandangi bangunan ataupun toko-toko yang sama setiap harinya. Ingin sebenarnya seperti masa-masa kuliah S1, banyak waktu luang yang tidak kami manfaatkan atau lebih tepat kami habiskan untuk menikmati kota Jogja, tapi beban yang dirasa tidak sama seperti dulu ketika kuliah Strata Satu. Pundak ini berat menanggung amanah dari orang tua, amanah dari orang banyak dan label S2 yang melekat. Mungkin pertanyaan sederhananya, "Saya bisa apa sekarang ini dengan menyandang mahasiswa Pasca Sarjana?" dan "Setelah lulus dan menyandang gelar Magister, kontribusi apa yang bisa saya berikan untuk sekitar?".
Insyaallah tidak berat. Ya!!! Karena saya dikelilingi oleh orang-orang yang mempunyai semangat luar biasa, diajar oleh dosen-dosen yang luar biasa, dan diberikan donor semangat dan doa oleh mereka-mereka yang sayang kepada saya terutama ayah dan ibu.
Mungkin kami tidak sehebat mahasiswa dalam film "Love Story In Harvard", tapi kami ingin mengikuti jejak mahasiswa di sana yang tanpa lelah dan hari-harinya memang diisi dengan belajar, belajar dan belajar. Luar biasa. Dan saya sungguh beruntung karena saya di sini dikelilingi oleh mereka-mereka yang mempunyai visi yang sama. Di mata mereka tersirat semangat pantang menyerah. Saya akan malu jika saya kalah start dari mereka dan saya juga akan malu jika saya tidak bisa berhasil bersama mereka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar